Berita

Pembentukan Majelis Taklim Datokarama UIN Palu/Ist

Nusantara

Pembentukan Majelis Taklim Datokrama Sesuai Tuntutan Akademik

SELASA, 15 JULI 2025 | 21:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Fakultas Dakwah Komunikasi Islam (FDKI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama mengapresiasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) yang telah membentuk Majelis Taklim Datokarama UIN Palu.

"Pembentukan majelis taklim sejalan dengan cita-cita FDKI, salah satunya yaitu membentuk mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan," kata Dekan FDKI UIN Datokarama, Dr Adam dikutip Selasa 15 Juli 2025.

Pembentukan Majelis Taklim oleh HMJ KPI yang berlangsung di Kedai Taman Ria, Kota Palu, dihadiri oleh Dekan FDKI Dr Adam, Wakil Dekan I Mohk Ulil Hidayat; Ketua Dewan Pembina Majelis Mohammad Sadig; Anggota KPID Provinsi Sulawesi Tengah, M. Ramadhan Tahir dan mahasiswa Program Studi KPI.


Adam mengatakan, pembentukan majelis taklim oleh HMJ KPI, merupakan salah satu bentuk kegiatan yang tidak terlepas dari pemenuhan tuntutan akademik.

"Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa, salah satunya pembentukan majelis taklim, merupakan kegiatan penting yang sejalan dengan tuntutan akademik," kata Adam.

Ia menilai, kegiatan-kegiatan majelis taklim yang telah dibentuk harus terus digencarkan sebagai bentuk kontribusi lembaga dalam pembinaan maningkatkan wawasan keagamaan masyarakat.

"Sekaligus untuk menopang upaya peningkatan kualitas mahasiswa," kata Adam.

Adam menambahkan, Majelis Taklim Datokarama akan diisi dengan berbagai kegiatan kajian keagamaan, demi meningkatkan keilmuan dan keimanan mahasiswa serta masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum HMJ KPI, Athif Muhyiddin Hishad, berharap kegiatan keagamaan dalam Majelis Taklim Datokarama dapat menginspirasi mahasiswa utamanya semua mahasiswa Prodi KPI untuk bersama-sama mengikuti kegiatan kajian keagamaan di majelis.

"Ini adalah wadah kita semua untuk meningkatkan wawasan keagamaan," kata Athif.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya