Berita

Jumpa pers gelaran Jakarta Millennial Film Festival 2025 (JMFF 2025)/Ist

Hiburan

Siswa dan Profesional Bersaing di Jakarta Millennial Film Festival

SELASA, 15 JULI 2025 | 20:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jaya Center Foundation menyelenggarakan ajang bergengsi Jakarta Millennial Film Festival 2025 (JMFF 2025).

Gelaran JMFF bertujuan untuk menekankan pentingnya dukungan negara dalam membangun industri film yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi, baik di kancah nasional maupun internasional.

Acara ini digelar sekaligus dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta dan menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.


"Kami buka pendaftaran dari 15 Mei 2025 berakhir di 20 Juli 2025 selama kurang lebih 3 bulan dengan pertimbangan masih ada yang produksi atau lebih dari satu," kata Ketua Panitia Jakarta Millenial Film Festival 2025, Munir Setiagus dalam jumpa pers di Jakarta Pusat pada Selasa 15 Juli 2025.

Tercatat peserta yang mendaftar sudah lebih 120, karena satu orang bisa mengirimkan tiga karya.

Munir mengatakan, rata-rata peserta adalah siswa SMA dan SMP yang mengisi waktu luang libur sekolah.

"Sampai saat ini persentase peserta 60 persen adalah pelajar," kata Munir.

Setelah semua persyaratan administrasi selesai, selanjutnya film diseleksi tim juri untuk dipilih tiga terbaik, dari kategori siswa dan profesional.

Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru menilai event ini berguna untuk mencari bakat dari generasi milenial yang memiliki talenta di dunia perfilman.

"Supaya masyarakat bisa kritis, kalau masyarakat kritis maka filmaker bisa bertambah," kata Gunawan.

Kepala Seksi Perlindungan Kebudayaan Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, Mohammad Amin memastikan pemerintah mendukung ajang kebudayaan ini.

"Di Pemprov DKI, Dinas Kebudayaan telah melaksanaan pengajuan kebudayaan di bidang teater, kita laksanakan pelatihan teater itu cikal bakal sineas-sineas film di Jakarta," kata Amin.



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya