Berita

Sayfollah Musallet/Net

Dunia

Warga AS Tewas Dipukuli Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat

MINGGU, 13 JULI 2025 | 11:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang pemuda berusia 21 tahun yang merupakan warga negara Amerika Serikat tewas setelah diduga dipukuli oleh pemukim Israel dalam sebuah konfrontasi di desa Sinjil, wilayah Tepi Barat yang diduduki. 

Insiden tragis ini kembali memicu sorotan terhadap impunitas pemukim Israel serta kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri AS yang dinilai berat sebelah.

Korban bernama Sayfollah Musallet, lahir di Florida, sedang mengunjungi keluarganya di Palestina ketika insiden pemukulan terjadi. 


Kematian Musallet telah dikonfirmasi oleh seorang pejabat kota Sinjil dan juga oleh kerabatnya. Seorang juru bicara Kedutaan Besar AS di Yerusalem turut membenarkan kabar duka tersebut.

"Dia baru saja datang untuk bertemu keluarga. Kami tidak pernah menyangka kunjungan damai ini akan berakhir seperti ini," ujar salah satu kerabat Musallet, seperti dimuat NPR pada Minggu, 13 Juli 2025.

Militer Israel mengonfirmasi adanya konfrontasi antara warga Palestina dan sekelompok pemukim Israel, dan menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki laporan tentang kematian seorang warga sipil Palestina. 

Namun hingga kini, belum ada pelaku yang ditangkap atau didakwa.

Insiden ini menambah panjang daftar serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina, termasuk mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda, di tengah meningkatnya ketegangan sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 lalu. 

Sejak saat itu, lebih dari 55.000 warga Palestina dilaporkan tewas akibat respons militer Israel, termasuk lebih dari separuh korban yang merupakan perempuan dan anak-anak.

Di tengah meningkatnya ketegangan dan kekerasan, Departemen Kehakiman AS ikut menjadi sorotan. Sejumlah pengacara internal mengecam sikap lembaga tersebut yang dinilai gagal menyelidiki dugaan kejahatan perang oleh Israel secara adil.

Kritik juga mengarah kepada kebijakan luar negeri AS yang terus mendanai operasi militer Israel. Pada bulan lalu, pemerintahan mantan Presiden Donald Trump menyetujui alokasi dana sebesar 30 juta dolar AS untuk program yang mendukung kontrol Israel atas pasokan makanan di Gaza, langkah yang oleh PBB disebut sebagai bagian dari "jebakan maut".

Ketegangan antara Israel dan Palestina masih terus berlangsung, dengan perundingan gencatan senjata yang hingga kini belum mencapai titik temu. Sementara itu, krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk di tengah blokade dan serangan udara tanpa henti.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:03

10 Film Hollywood Dirilis Sepanjang 2026, Ada Spider-Man hingga Avengers: Doomsday

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:43

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:21

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai dengan Dukungan Sarana TPS3R Sekar Tanjung di Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:54

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:09

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:51

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:15

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:48

Kawal Ketat Pergub Penggunaan Air Tanah di Gedung Jakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:27

Selengkapnya