Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, pada Rabu, 9 Juli 2025/Ist

Politik

Sri Mulyani Minta Danantara Utamakan Investasi untuk Kepentingan Publik

KAMIS, 10 JULI 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Arah kebijakan investasi Danantara Indonesia harus tetap berlandaskan pada kepentingan publik, agar mendorong penciptaan lapangan kerja melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal tersebut ditekankan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai menerima kunjungan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, pada Rabu, 9 Juli 2025.

“Investasi Danantara harus tetap berakar pada kepentingan publik,” kata Sri Mulyani melalui akun pribadinya @smindrawati, Kamis, 10 Juli 2025.


Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani juva menyoroti pentingnya reinvestasi dividen BUMN di sektor-sektor strategis seperti energi dan mineral. 

“Fokus diarahkan pada pentingnya melakukan reinvestasi di beberapa komoditas strategis sebagai bagian dari komitmen pembangunan jangka panjang,” tambah Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan Danantara. 

“Dengan komitmen dan tata kelola yang baik, pertemuan ini menjadi langkah penting menuju pengelolaan keuangan negara yang lebih akuntabel dan pro-investasi,” tuturnya.

Pertemuan ini digelar sehari setelah Sri Mulyani menerima Wakil Menteri BUMN, Kartika Wiroatmodjo yang disebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi lintas sektor dalam mendorong penguatan fondasi fiskal dan investasi berkelanjutan di Indonesia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya