Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Prabowo Utus Airlangga Negosiasi Ulang Tarif 32 Persen AS

SELASA, 08 JULI 2025 | 13:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Indonesia telah mengutus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto untuk negosiasi ulang terkait kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

"Setelah KTT BRICS, Pak Airlangga diutus ke Amerika untuk negosiasi kembali," kata Wakil Ketua DPR, Adies Kadir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 Juli 2025.

Tidak hanya Airlangga, Adies mendengar sejumlah pejabat pemerintah juga sedang melakukan berbagai upaya diplomasi.


"Semua stakeholder melakukan upaya-upaya agar apa yang dilakukan oleh pemerintah AS dapat dinegosiasi dengan baik," jelasnya.

DPR memandang, kebijakan baru AS yang mematok tarif resiprokal 32 persen terhadap produk asal Indonesia sebagai tantangan serius yang harus dihadapi pemerintah.

Meski begitu, DPR masih optimis Indonesia mampu mengatasi persoalan ini sebagaimana telah berhasil melalui masa sulit saat pandemi Covid-19.

"Pengalaman Covid-19 sangat berat bagi negara kita, tapi kita bisa melaluinya dengan baik. Pondasi negara kita harus betul-betul diatur ke depan bagaimana strategi keuangan menghadapi ekonomi global yang semakin tidak menentu ini,” tutur Adies.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya