Berita

Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Hukum

Suka Tidak Suka Putusan MK Harus Dihormati

KAMIS, 03 JULI 2025 | 17:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, angkat suara terkait polemik putusan MK yang memisahkan tahapan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal.

"Putusan MK terkait pemisahan tahapan pemilu nasional dan lokal mendapat banyak keberatan," kata Jimly seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Kamis 3 Juli 2025.

Ia mengingatkan agar para pejabat publik tetap menjunjung tinggi konstitusi dengan menghormati putusan pengadilan, meskipun keputusan tersebut tidak sejalan dengan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.


Menurut Jimly, keberatan terhadap putusan MK adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, sikap yang seharusnya diambil oleh pejabat negara adalah tetap menunjukkan ketaatan pada hukum dan konstitusi yang telah mereka sumpah untuk patuhi saat dilantik.

"Sebaiknya pejabat publik yang ketika dilantik sudah bersumpah untuk selalu tunduk dan taat pada UUD, selalu membiasakan diri untuk hormat pada putusan pengadilan meski tidak suka atau tidak memuaskan kepentingan pribadi dan kelompok," jelasnya.

Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 memang menuai kontroversi karena menghapus sistem Pemilu Serentak dan membuka jalan bagi pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal dalam waktu terpisah.

Sejumlah kalangan menyuarakan kekhawatiran bahwa pemisahan ini akan memperlebar jarak antara pusat dan daerah, serta berpotensi menambah beban anggaran negara.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya