Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Sambut Hari Pertama Juli dengan Pergerakan Variatif

SELASA, 01 JULI 2025 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia membuka  perdagangan dengan pergerakan variaif. 

Indeks ASX 200 menguat sebesar 0,25 persen dan berlanjut menguat 0,15 persen di posisi 8.554,8 pada perdagangan Selasa pagi 1 Juli 2025. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju 1,16 persen dan berlanjut melonjak 1,66 persen ke level 3.122,61.


Sementara Kosdaq meningkat 0,62 persen. 

Nikkei 225, Jepang bergerak merosot 0,91 persen atau 367,73 poin ke 40.119,66, setelah dibuka turun 0,58 persen. Sedangkan Topix melemah 0,29 persen.

Bursa saham Hongkong hari ini tutup karena libur nasional.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan berusaha melanjutkan kenaikan setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan kenaikan 0,44 persen menjadi 6.927. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange meningkat 0,86 persen ke 17,63 Dolar AS.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya