Berita

Hasto Kristiyanto diperiksa sebagai terdakwa/RMOL

Hukum

Hasto Diancam Mundur dari Sekjen PDIP dan Selamatkan Jokowi

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 22:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hasto Kristiyanto mengaku pernah diminta mundur sebagai Sekjen PDIP. Jika tidak mundur, ia diancam akan dipenjarakan.

Pengakuan tersebut disampaikan Hasto saat dihadirkan sebagai terdakwa di persidangan perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis, 26 Juni 2025.

Tidak hanya mundur dari Sekjen, Hasto juga diminta tidak memecat Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden dari keanggotaan PDIP.


"Betul (diminta mundur sebagai Sekjen PDIP dan tidak memecat Jokowi), itu bahkan ada lewat beberapa orang informasinya," kata Hasto menjawab pertanyaan penasihat hukumnya, Maqdir Ismail.

Hasto mengaku tidak tahu identitas pihak yang meminta dirinya mundur. Namun ancaman tersebut juga didengar oleh kader PDIP lain, yakni Deddy Sitorus dan Ronny Talapessy.

"Saya menghubungi yang bersangkutan, menanyakan ancaman itu dan saudara Ronny ikut mendengarkan bahwa saya harus mundur sebagai Sekjen," ungkap Hasto.

"Ancamannya kalau saudara tidak mundur itu apakah memang akan dipidanakan atau mau seperti apa?" tanya Maqdir.

"Ditersangkakan dan masuk penjara," kata Hasto tanpa menjabarkan siapa pihak yang mengancam.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya