Berita

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu/Ist

Presisi

Polda Sumut Ungkap 414 Kasus Narkoba, 548 Orang Resmi Tersangka

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 06:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap 414 kasus narkoba sepanjang 1 Januari hingga 23 Juni 2025. Total 548 tersangka ditangkap dari berbagai wilayah, termasuk pengedar jaringan internasional dan lokal.  

“Barang bukti yang diamankan antara lain 248,73 kg sabu, 32,3 kg ganja, 44.256 butir ekstasi, 899 gram kokain, dan 5.393 liquid vape mengandung metomidate,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Selasa 24 Juni 2025. 

Nilai ekonomis narkoba yang disita diperkirakan mencapai Rp312,6 miliar. Polisi memperkirakan jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan dari peredaran gelap itu mencapai lebih dari 1,3 juta. 


Kasus-kasus ini terungkap berkat kerja sama antara Polda Sumut, Polres Tanjungbalai, Polres Asahan, dan Polres Batubara. Selain pengedar jalanan, polisi juga menyasar pelaku yang beroperasi di tempat hiburan malam. 

“Kami tegaskan, perang terhadap narkoba tidak akan berhenti. Penindakan akan terus dilakukan secara konsisten dan tegas,” kata Kombes Jean Calvijn.

Polda Sumut juga mengingatkan masyarakat untuk berani melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Setiap laporan, kata dia, akan ditindaklanjuti secara serius. 

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang coba-coba menghalangi proses hukum. 

“Siapa pun yang mengintervensi penegakan hukum akan kami tindak. Penghalangan proses hukum adalah tindak pidana,” kata Kombes Jean Calvijn dikutip dari RMOLSumut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya