Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar/Ist

Nusantara

Majukan Pendidikan Islam

Menteri Agama Naikkan Anggaran Pesantren 240 Persen

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 06:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen untuk memajukan pesantren di Indonesia dengan menaikkan anggaran pengembangannya sebesar 240 persen. 

Kebijakan ini berlaku untuk tahun anggaran 2025 dan 2026, sebagai bentuk perhatian serius terhadap kesenjangan antara pendidikan umum dan pendidikan pesantren.

Hal itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat membuka acara International Conference on the Transformation of Pesantren di Hotel Sahid, Jakarta, pada Selasa 24 Juni 2025.


“Saya periksa anggaran untuk pesantren, ternyata masih sangat sedikit. Maka, saya putuskan untuk menaikkan anggaran sebesar 240 persen, baik untuk tahun ini maupun tahun depan,” kata Menag.

Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal itu, kondisi pesantren saat ini masih memprihatinkan jika dibandingkan dengan sekolah negeri. Ia menyoroti perbedaan mencolok dalam hal fasilitas dan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Gaji di sekolah negeri bisa sampai Rp4 juta. Sedangkan gaji guru di sebelahnya (pesantren) ada yang hanya Rp200 ribu. Banyak guru di pesantren yang gajinya hanya Rp200 ribu,” tegasnya.

Nasaruddin pun menggambarkan bagaimana banyak pesantren masih bergantung pada tanah milik yayasan dan minim fasilitas, termasuk perpustakaan yang kadang harus berbagi dengan milik pribadi kiai. 

Meski begitu, Menag mengaku bangga karena banyak alumni pesantren yang berhasil menembus kampus-kampus terbaik di Indonesia.

“Kami dapat laporan, di ITB dan UGM, alumninya ada yang hafal Al-Quran dan menjadi sarjana fisika. Mereka adalah lulusan pesantren,” ujarnya.

Nasaruddin optimistis bahwa jika para santri mendapatkan dukungan fasilitas dan sarana yang layak, pesantren akan semakin berkembang. 

Ia pun mencontohkan keberhasilan MAN Insan Cendekia Serpong yang menurutnya menjadi sekolah paling unggul di Indonesia dengan anggaran yang lebih kecil dibanding sekolah-sekolah unggulan lainnya.

Atas dasar itu, Menag mengajak para kiai dan pengasuh pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu mencetak insan kamil atau manusia paripurna yang menguasai ilmu agama, sains, dan memiliki spiritualitas tinggi.

“Mereka adalah para insan kamil yang menjadi panutan bagi umat Islam,” ujarnya. 

Menag pun menyebut nama-nama ulama besar seperti Jabir bin Hayyan, Ibnu Rusyd, Al-Biruni, Al-Khawarizmi, dan Ibnu Sina sebagai contoh.

“Maka, sebagai Menag, mohon berikanlah kami masukan dan bimbingan, sehingga bisa melahirkan insan-insan kamil seperti para ulama abad pertengahan,” demikian Nasaruddin.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya