Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau sistem operasional Kopdes Merah Putih Ceria Sembako Cileunyi Wetan di Bandung, Jawa Barat, Selasa, 24 Juni 2025/Ist

Politik

Menko Zulhas Gercep Tinjau Operasional Kopdes Merah Putih

SELASA, 24 JUNI 2025 | 15:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau sistem operasional Kopdes Merah Putih Ceria Sembako di Cileunyi Wetan, Bandung, Jawa Barat.

Peninjauan tersebut sebagai tindak lanjut rapat terbatas (ratas) Menko Pangan bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin, 23 Juni 2025 kemarin.

Dalam ratas tersebut, Zulhas menargetkan bakal merampungkan pembentukan Kopdes Merah Putih dalam 1,5 bulan.


"Sudah bagus ini (Kopdes Merah Putih Ceria Sembako), tinggal di-branding saja. Loloslah jadi Kopdes Merah Putih," ujar Zulhas saat melakukan kunjungan kerja di Cileunyi, Selasa, 24 Juni 2025.

Kopdes Merah Putih Ceria Sembako di Cileunyi Wetan sudah menjual beragam sembako untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Mulai dari kebutuhan pokok seperti beras hingga LPG pun terdapat di sana.

Bahkan Kopdes Merah Putih Ceria Sembako sudah memiliki kendaraan truk yang bisa digunakan untuk mendistribusikan logistik.

Tak hanya menyediakan sembako saja, Kopdes Merah Putih Ceria Sembako juga memiliki layanan pengiriman seperti surat, dokumen, barang, paket, hingga belanja online marketplace. Beragam layanan tersebut diharapkan bisa mendorong roda ekonomi di daerah.

Jika ke depan kebutuhan distribusi barang membludak, maka Kopdes Merah Putih bisa memanfaatkan dana pinjaman untuk membeli kendaraan untuk distribusi.

"Truk kaya gini beli. Kalau 1 kurang, 2 belinya," tutup Zulhas kepada pengurus Kopdes Merah Putih Cileunyi Wetan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya