Berita

Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dalam kunjungan kenegaraan di Istana Konstantine Novsky, St. Petersburg, Rusia/Istimewa

Politik

Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia Sukses Besar

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Pernyataan itu disampaikan saat pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Constantine, St. Petersburg, Rusia, Kamis 19 Juni 2025.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa Indonesia adalah mitra kunci Federasi Rusia di kawasan Asia Pasifik," ujar Putin dalam pernyataan bersama usai pertemuan, dikutip Jumat 20 Juni 2025.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-pada 2025. Kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, termasuk energi, pertahanan, dan pendidikan.


Pakar Hukum Tata Negara, Jimly Asshiddiqie, menilai kunjungan Prabowo ke Rusia kali ini sebagai langkah diplomatik yang berhasil.

“Kunjungan Presiden Prabowo dan rombongan ke Rusia kali ini dapat disebut sukses besar untuk peningkatan kerja sama di segala bidang,” ujar Jimly lewat akun X pribadinya, Jumat 20 Juni 2025.

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi itu juga menyinggung perbandingan dengan sikap Amerika Serikat, khususnya dalam hal hubungan dagang. 

Menurut Jimly, Presiden AS Donald Trump justru menaikkan tarif bea masuk produk tekstil Indonesia dari 32 persen menjadi 47 persen, yang dinilainya sebagai langkah yang merugikan.

“Negosiasi tarif malah dinaikkan dari 32 ke 47 persen. Sombong sekali,” tegas Jimly.

Kebijakan tersebut dinilai bertolak belakang dengan harapan banyak pihak yang menginginkan penurunan tarif demi memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya