Berita

Mantan Ketua DPRD Provinsi Jatim, Kusnadi/RMOL

Hukum

Mantan Ketua DPRD Jatim Kusnadi: Nyulik Saya Itu Rugi

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 03:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kusnadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan soal dirinya yang sempat viral disebut diculik karena menghilang selama tiga hari.

Permohonan maaf itu disampaikan langsung Kusnadi usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) yang bersumber dari APBD Provinsi Jatim tahun anggaran (TA) 2021-2022, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 19 Juni 2025.

"Hah hilang? Masa seorang setua ini bisa hilang rek," kata Kusnadi sembari tertawa.


Kusnadi pun tak lupa menyampaikan permohonan maaf karena sudah membuat kegaduhan pada awal Juni 2025 kemarin.

"Saya mohon maaf, karena bikin ribut kemarin itu, itu karena persoalannya hanya karena saya lupa ngambil handphone saya di mobil. Nah kemudian mobilnya pergi, itu saja, jadi nggak bisa berkomunikasi dengan keluarga, dengan teman-teman," ungkapnya.

Kusnadi menuturkan bahwa, mobil dimaksud merupakan mobil rental.

"Nggak, mobil rental gitu loh, Jadi baru tiga hari dikembalikan, Handphone-nya sudah lowbet gitu loh," tutur dia.

Saat disinggung soal kabar dirinya diculik, Kusnadi meresponsnya dengan kelakar.

"Ah, nyulik saya itu rugi," pungkas Kusnadi kembali tertawa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya