Berita

Wakil Ketua MPR Bambang Pacul Wuryanto Gedung Nusantara III, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 16 Juni 2025/RMOL

Politik

Bambang Pacul Persilakan Fadli Zon Bikin Sejarah Sendiri

SELASA, 17 JUNI 2025 | 01:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua MPR Bambang Pacul Wuryanto menuturkan bahwa dalam penulisan sejarah pasti akan mengedepankan subjektivitas.

Disinggung mengenai Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang seolah tidak membenarkan hasil tim gabungan pemburu fakta (TGPF), Bambang Pacul lagi-lagi menyebut segala sesuatu akan berkaitan dengan rasa subjektivitas seseorang.

“Nah, ini lagi-lagi mengkontradiksikan. Itu mengkontradiksikan kayak begini, ini nggak akan selesainya. Nggak akan selesainya. Kalau bikin lah sejarah sendiri kan, begitu lah. Jadi silakan Pak Fadli Zon bikin sejarahnya sendiri, silahkan,” kata Bambang Pacul di Gedung Nusantara III, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 16 Juni 2025. 


“Nanti ada yang kontrak, peristiwa, disetop pun. Itu banyak sekali dan mereka juga menantikan fakta-fakta. Mereka menantikan fakta-fakta,” sambungnya.

Politikus PDIP mengibaratkan dengan penulisan sejarah Kornel Wafer yang berbeda Anderson, lantaran semua pihak memiliki kepentingan dalam penulisan sejarah dan juga subjektivitas.

“Karena Republik Indonesia ini tetap penduduknya bagian belahan dunia timur. Itu pakai rasa. Nah, itu lah. Kalau marah, marahnya bersama-sama bikin terusan saja. Tidak baik. Biarkanlah mengalir aja,” ujarnya.

“Tetapi, fakta sesuatu dengan fakta lain, karena dari 10 fakta yang tidak menguntungkan, 2 fakta bisa dibunuh. Yang 3 fakta ini sebenarnya lemah, dinaikkan karena cocok dengan subjektivitas penulisnya, susah, siapapun susah itu nanti, gitu loh. Apakah kalau Pak Pacul yang nulis? Podo wae aku juga punya subjektivitas, gitu loh,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya