Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Timteng Bergejolak, Harga Emas Dunia Kian Bersinar

SENIN, 16 JUNI 2025 | 10:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia menguat mendekati level tertinggi dalam dua bulan karena investor mencari perlindungan pada aset safe haven. 

Dikutip dari Reuters, emas spot naik 0,14 persen menjadi 3.436,99 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin pagi, 16 Juni 2025, pukul 07.56 WIB, setelah mencapai level tertinggi sejak 22 April di awal sesi. 

Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat bertambah 0,21 persen menjadi 3.459,90 Dolar AS per ons.


Situasi global berpengaruh terhadap harga logam. Israel dan Iran saling melancarkan serangan baru hingga mengorbankan warga sipil.

Logam kuning, yang sering dianggap sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, cenderung semakin bersinar dalam lingkungan suku bunga rendah.

Federal Reserve dijadwalkan mengadakan pertemuan kebijakan pada 17-18 Juni. The Fed diprediksi mempertahankan suku bunga tetap stabil, namun pasar sangat ingin mendapatkan sinyal tentang potensi pelonggaran kebijakan dalam beberapa bulan mendatang.

Bank sentral mempertahankan Fed funds rate di kisaran 4,25-4,50% sejak Desember, setelah penurunan seperempat poin.

Harga logam lainnya bervariasi. Perak spot turun 0,2 persen menjadi 36,23 Dolar AS per ons. Platinum naik 0,6 persen menjadi 1.234,47 Dolar AS. Paladium menguat 0,9 persen menjadi 1.036,58 Dolar AS.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya