Berita

Xabi Alonso tak didoakan Javier Mascherano bisa sukses bersama Real Madrid/Net

Sepak Bola

Mascherano Yakin Alonso Sukses sebagai Pelatih, Tapi Tidak di Real Madrid

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 04:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski pernah sama-sama membela Liverpool, Javier Mascherano, tampaknya tak terlalu suka dengan status Xabi Alonso saat ini menjadi pelatih anyar Real Madrid.

Bahkan dengan tegas, Mascherano tak mendoakan Alonso meraih sukses bersama Madrid.

Usut punya usut, alasan Mascherano enggan mendoakan yang terbaik bagi Alonso adalah karena perseteruan dua klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.


Di mana setelah membela Liverpool, Mascherano pindah ke Barcelona. Sementara Alonso bergabung ke rivalnya, Real Madrid.

Karena alasan itulah, Mascherano tak mendoakan Aloso meraih sukses bersama Madrid. 

Namun demikian, pria asal Argentina itu yakin Alonso akan sukses sebagai pelatih.

"Saya belum berbincang dengannya. Dia salah satu pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya sepanjang karier saya. Saya tak mendoakan dia yang terbaik karena dia di Real Madrid. Tapi, saya yakin dia akan menjadi pelatih hebat untuk klub," ucap Mascherano dikutip Marca, Sabtu 14 Juni 2025.

"Dia melakukan pekerjaan yang hebat di Bayer Leverkusen. Dia pribadi yang luar biasa, dan saya mempunyai keuntungan bermain bersamanya selama tiga tahun," imbuhnya. 

Real Madrid resmi menunjuk Xabi Alonso untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang kini menangani Timnas Brasil. 

Prestasi gemilang Alonso bersama Bayer Leverkusen menjadi faktor utama bagi Madrid untuk merekrutnya.

Barsama Leverkusen, Alonso sukses mempersembahkan juara Bundesliga Jerman dan Piala Jerman pada musim 2023-2024.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya