Berita

Korban serangan Israel di Gaza/Al-Jazeera

Dunia

Israel Tembaki Warga Pencari Bantuan di Gaza, 24 Tewas

JUMAT, 13 JUNI 2025 | 10:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 24 orang tewas dan sekitar 200 lainnya terluka akibat serangan terbaru Israel di Gaza pada Kamis pagi, 12 Juni 2025 waktu setempat.

Rumah Sakit al-Awda di Gaza Tengah mengatakan, tentara Israel kembali menembaki warga yang sedang mencari bantuan di dekat lokasi distribusi bantuan. 

"Serangan ini terjadi hanya sehari setelah 57 pencari bantuan lainnya juga dilaporkan tewas," kata Kementerian Kesehatan Gaza, dikutip dari Al Jazeera.


Sementara itu, Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) menyebutkan bahwa lima pekerja kemanusiaan mereka juga tewas setelah sebuah bus mereka diserang. Mereka menuduh Hamas bertanggung jawab atas serangan ini, namun hingga kini Hamas belum memberikan tanggapan.

Secara keseluruhan, lebih dari 120 warga Palestina dilaporkan tewas di seluruh Gaza dalam 24 jam terakhir, termasuk banyak pencari bantuan yang sudah kelaparan. Sejak perang dimulai, jumlah korban tewas kini telah melebihi 55.104 orang.

Lokasi distribusi bantuan ini dioperasikan oleh GHF, organisasi yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan Israel. Namun, sistem distribusi bantuan GHF ini menuai kontroversi karena berada di wilayah yang sangat dikontrol Israel dan sering menjadi target serangan.

Kementerian Luar Negeri Israel menyebut program bantuan GHF sebagai “keberhasilan besar,” meskipun banyak warga sipil tewas dan kondisi kemanusiaan memburuk. Komentar ini menuai kecaman dari komunitas internasional.

Beberapa lokasi bantuan seperti di Rafah dan Koridor Netzarim bahkan dijuluki “rumah jagal manusia” karena lebih dari 220 orang telah terbunuh di sana sejak GHF mulai beroperasi pada 27 Mei. 

Para korban tewas ini umumnya adalah warga sipil yang mencoba mendapatkan makanan untuk keluarganya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya