Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Pasar Optimis Pantau Perundingan AS-China, Greenback Menguat

RABU, 11 JUNI 2025 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York berakhir menguat pada perdagangan Selasa 10 Juni 2025 waktu setempat.

Komentar optimistis pejabat AS tentang negosiasi dagang dengan China mendongkrak Dolar, meski belum ada kesepakatan konkret. 

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menegaskan diskusi berjalan baik, meskipun ia tidak memberi rincian lebih lanjut. 


Dikutip dari Reuters, indeks Dolar (indeks DXY) menguat 0,16 persen menjadi 99,098.

Poundsterling melemah karena data ketenagakerjaan Inggris menunjukkan perlambatan pertumbuhan upah. Bank of England diprediksi akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada rapat pekan depan.

Dolar AS menguat terhadap Yen meski yen tetap kuat karena statusnya sebagai  safe haven  dalam ketegangan pasar. 

Bank of Japan diperkirakan menunda kenaikan suku bunga, menambah ketidakpastian di pasar Jepang, seperti yang ditegaskan gubernur BOJ Kazuo Ueda dalam pernyataannya pada Selasa.

Upah Inggris naik lebih lambat dari perkiraan sebesar 5,2 persen dalam tiga bulan hingga April, mendorong sterling turun 0,4 persen terhadap Dolar menjadi 1,3496 Dolar AS.

BoE akan bertemu pekan depan dan diprediksi mempertahankan suku bunga tidak berubah. Trader pasar uang memperkirakan sekitar 48 basis poin pemotongan pada akhir tahun, naik dari sekitar 39 bps sebelum data tersebut dirilis.

Euro mendatar di 1,1420 Dolar AS, sementara Dolar Australia, yang sering dilihat sebagai proksi sentimen risiko, juga sedikit berubah di 0,6519 Dolar AS.

Fokus investor pekan ini akan tertuju pada laporan indeks harga konsumen (CPI) Amerika periode Mei yang akan dirilis Rabu waktu AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya