Berita

Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji Dahnil Anzar Simanjuntak saat meninjau jemaah haji/Istimewa

Politik

Tutupi Fakta Kesemrawutan Pelaksanaan Haji adalah Bentuk Kebohongan

SELASA, 10 JUNI 2025 | 16:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pentingnya evaluasi jujur atas pelaksanaan ibadah haji tahun ini. 

Sebab masih banyak ditemukan kesemrawutan dan ketidakberesan di lapangan yang dirasakan langsung oleh jemaah, pengawas, dan publik.

"Sebagai pejabat publik, self correction itu sangat penting. Itu yang selalu diperintahkan Presiden Prabowo," ujar Dahnil lewat akun X pribadinya, Selasa 10 Juni 2025.


Ia mengkritik upaya menutupi fakta dengan narasi seolah-olah semua berjalan baik. Menurutnya, hal itu justru merupakan bentuk kebohongan. 

"Tidak ada gunanya mati-matian menutupi fakta kesemrawutan. Itu bukan watak kepemimpinan Pak Prabowo," tegasnya.

Dahnil menekankan, mulai tahun depan ketika BP Haji secara resmi menjadi penyelenggara dan penanggung jawab utama, seluruh pihak harus bekerja keras agar pelayanan kepada jemaah haji berjalan maksimal.

"Ketika BP Haji resmi sebagai penyelenggara dan penanggungjawab, maka harus dipastikan tidak lagi ada pengulangan kejadian hari ini," tandasnya.

Banyak aspek yang harus dievaluasi dari penyelenggaraan ibadah haji 2025. Contohnya saat jemaah berada di tenda Mina, harus rela berimpitan dan melipat kaki saat tidur, serta jumlah toilet yang tidak sebanding dengan banyaknya jemaah haji.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya