Berita

Pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Jusuf Hamka/RMOL

Politik

Soroti Perpanjangan Konsesi Tol kepada Jusuf Hamka, Saiful Anam: Jangan Takut Evaluasi Swasta

RABU, 04 JUNI 2025 | 00:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Polemik perpanjangan konsesi jalan tol dalam kota (dalkot) Cawang–Pluit–Tanjung Priok yang dikelola PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) milik pengusaha Jusuf Hamka, menuai sorotan dari kalangan akademisi.

Dosen Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta, Saiful Anam, mempertanyakan keputusan pemerintah memperpanjang konsesi tol tersebut lebih awal, yakni pada 17 Juni 2020. Padahal masa konsesinya baru berakhir pada Maret 2025.

“Mestinya swasta harus dikurangi dalam pengelolaan tol dalam jangka panjang,” ujar Anam kepada RMOL pada Selasa 3 Juni 2025. 


Sebab, selain tol itu menyangkut hajat hidup orang banyak, negara juga tak bisa menyerahkan sepenuhnya pengelolaan tol kepada pihak swasta.

Anam menuturkan, pengelolaan jalan tol oleh pihak swasta cenderung berorientasi pada keuntungan semata (profit oriented), bukan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini, bisa menjadi salah satu penyebab mahalnya tarif tol.

“Sekarang logis saja, kalau tol dikelola oleh swasta, maka jelas mereka mencari untung, bukan untuk pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) ini juga mengingatkan pemerintah agar tidak ragu untuk mengevaluasi atau bahkan mengambil alih konsesi jika ditemukan pelanggaran atau kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan publik.

“Saya kira siapapun sudah tahu, termasuk Jusuf Hamka, mestinya ia harus berani menolak ketika akan dilakukan perpanjangan kontrak, karena hal tersebut tentu akan menyalahi peraturan perundangan-undangan,” tuturnya. 

“Kalau masih dikelola swasta maka wataknya selalu untung yang dicari. Tapi kalau negara pasti mereka mengedepankan pelayanan bukan untung semata,” demikian Saiful Anam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya