Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Peran Gibran Tak Kelihatan pada Program Kopdes Merah Putih

SELASA, 03 JUNI 2025 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai belum menunjukkan peran konkret dalam isu-isu pembangunan nasional. Bahkan pada program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tengah menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Menurut pengamat politik Rocky Gerung, posisi wakil presiden secara ideal seharusnya turut memantau dan melaporkan perkembangan berbagai program pemerintah.

"Kita nggak pernah lihat Gibran ada di dalam wilayah yang betul-betul hiruk pikuk tentang koperasi, Gibran tidak dilibatkan di situ," kata Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Selasa 3 Juni 2025.


Rocky melanjutkan, sebaliknya peran aktif justru ditunjukkan oleh Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang turun langsung mengawal program Kopdes Putih, termasuk memastikan kesiapan kelembagaan dan pendampingan di tingkat desa.

"Yang terlibat sepenuhnya adalah saudara Wakil Menteri yaitu Ferry juliantono. Dan bahkan bukan menterinya Budi Arie yang sekarang ada dalam sorotan hukum," tegas Rocky.

Seperti diketahui Budi Arie tengah berada dalam sorotan hukum akibat dugaan keterlibatan dalam kasus judi online. Dalam situasi tersebut, Ferry muncul sebagai figur utama yang mengisi kekosongan kepemimpinan teknis di kementerian.

Akademisi yang akrab disapa RG itu lantas menilai Gibran kehilangan momentum untuk membangun citra dan kontribusi kebijakan. 

“Sekarang Gibran mau disorot dari sudut pandang apa? dari jenis pencitraan apalagi yang bisa dipakai untuk menopang popularitas supaya dia beredar terus? kan nggak ada tuh," kata Rocky.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya