Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Investor Pasar Saham Tembus 7 Juta SID di Akhir Mei 2025

SENIN, 02 JUNI 2025 | 14:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah investor saham Indonesia tercatat mencapai lebih dari 7 juta investor hingga 26 Mei 2025. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlahnya tercatat sebanyak 7.001.268 Single Investor Identification (SID). Angka ini meningkat 619.824 dalam waktu lima bulan.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pertumbuhan ini merupakan tanda positif dari optimisme pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia.


“Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme positif terhadap prospek perekonomian Indonesia sehingga membuat minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal dalam negeri masih tetap tinggi, bahkan di tengah dinamika ekonomi global,” katanya dalam siaran pers, Senin 2 Juni 2025.

Pertumbuhan ini, kata Jeffrey, terjadi meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dari level 7.000 menjadi 5.967 pada April 2025, dan rebound di 7.175 pada Mei 2025.

Selain itu peningkatan jumlah investor saham ini, tambahnya, juga terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Amerika Serikat sepanjang awal 2025.

“Menariknya, meskipun kebijakan tarif impor mulai diberlakukan, minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia tetap tinggi. Tercermin dari penambahan lebih dari 38 ribu investor saham selama periode 27 Maret hingga 8 April 2025,” sambung Jeffrey.

Adapun jumlah lonjakan terjadi selama periode libur panjang Idulfitri. Dalam momen tersebut, investor saham bertambah lebih dari 38 ribu menjadi 6.744.128 SID pada 8 April 2025.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya