Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Net

Politik

Tak Ada Mantan Presiden selain Jokowi yang Merecoki Urusan Pemerintahan

SABTU, 31 MEI 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dianggap sebagai satu-satunya mantan pemimpin yang merecoki pemerintahan setelahnya, karena menitipkan loyalis-loyalisnya untuk duduk di beberapa jabatan menteri atau wakil menteri.

Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara berpendapat, sejumlah nama menteri yang merupakan loyalis Jokowi telah mendapat kritik dari publik, bahkan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dia menyebutkan salah satunya ialah Budi Arie Setiadi, yang menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika di era Jokowi dan kini duduk sebagai Menteri Koperasi. Belakangan ia diduga tersangkut kasus judi online (judol).


"Bagi PDIP, kepemimpinan Jokowi sudah berakhir, it's over. Pemimpin baik harusnya lengser dengan baik, bukan malah menanam buah yang buruk bagi pemerintahan selanjutnya," ujar Igor saat dihubungi RMOL, Sabtu, 31 Mei 2025.

Menurutnya, langkah PDIP melaporkan Budi Arie ke Bareskrim Polri adalah untuk menyelamatkan Presiden Prabowo dari citra negatif publik, karena masih mempertahankan terduga pelaku kasus judol yang notabene orang Jokowi.

"Semua presiden Indonesia tidak pernah direcoki oleh pendahulunya, seperti (yang dilakukan) Jokowi," tuturnya. 

Oleh karena itu, Igor memandang seharusnya Jokowi tidak ikut campur urusan pemerintahan yang dihasilkan dari pemilihan umum (Pemilu) 2024.

"Prabowo dianggap punya agenda dan preferensi sendiri,  jangan mempengaruhi apalagi mengatur. It's time for Prabowo now," demikian Igor menambahkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya