Berita

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyerahkan secara simbolis SK CPNS 2024 di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 28 Mei 2025/Istimewa

Politik

Serahkan SK, Pramono Minta CPNS Kerja Keras

RABU, 28 MEI 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 28 Mei 2025.

Dari total 4.413 formasi CPNS 2024, Pramono menyebut sebanyak 3.419 formasi telah terisi.

Di mana 3.369 di antaranya berasal dari formasi umum, 35 orang dari formasi lulusan terbaik (cumlaude), dan 15 orang dari formasi disabilitas. Para CPNS ini akan mulai bertugas secara resmi pada 2 Juni 2025.


"Saya mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian atas terpilih dan menjadi putra-putri terbaik yang akan memberikan layanan-pelayanan di Pemerintah DKI Jakarta ini," ujar Pramono.

Sedangkan sekitar 900 lebih formasi yang belum terpenuhi karena berbagai alasan, termasuk kekosongan pelamar dengan kualifikasi D3 khusus manajemen.

"Termasuk adanya satu formasi yang syaratnya itu D3 khusus untuk manajemen dan ternyata enggak ada yang bisa melamar karena memang sekolah itu rupanya belum meluluskan," ungkapnya.

Politikus PDIP itu juga memotivasi para CPNS untuk memiliki cita-cita dan bekerja keras agar nantinya dapat menduduki posisi strategis. Ia pun memberikan pesan kepada CPNS untuk berkarya dengan baik, taat pada aturan, dan hukum. 

"Saudara-saudara sekalian dituntut untuk kerja keras dan sungguh-sungguh. Karena di DKI Jakarta ini kesempatan banyak sekali," katanya.

Pramono menegaskan, proses seleksi CPNS di DKI Jakarta dilakukan secara transparan, kredibel, dan akuntabel, sehingga mereka yang terpilih adalah individu terbaik yang diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal bagi kemajuan Jakarta.

Pramono sendiri mengaku tidak bisa bekerja sendirian untuk menata Jakarta. Ia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk juga para PNS. Ia berharap, pada 2029 nanti Jakarta sudah bisa berada di posisi 50 kota global terbaik.

"Salah satu faktor orang tidak berhasil di kemudian hari dalam kariernya, karena merasa pintar sendirian, merasa menonjol sendirian, padahal enggak bisa dalam kerja yang seperti ini," tandas Pram.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya