Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Eropa Suram, STOXX 600 Ditutup Melemah

JUMAT, 23 MEI 2025 | 07:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa melemah karena kekhawatiran atas kenaikan imbal hasil obligasi yang mengekang selera investor terhadap aset berisiko.

Data yang menunjukkan aktivitas bisnis zona Euro yang lemah menambah suramnya bursa Eropa pada penutupan perdagangan Kamis 22 Mei 2025 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup merosot 0,64 persen atau 3,55 poin menjadi 550,27, mencatat penurunan satu hari terbesar sejak awal April. 


Bursa regional utama juga berguguran. Di Jerman, Indeks DAX melemah 0,51 persen atau 123,23 poin menjadi 23.999,17

FTSE 100 Inggris berkurang 0,54 persen atau 47,20 poin menjadi 8.739,26. CAC Prancis melemah 0,58 persen atau 46,05 poin menjadi 7.864,44.

Investor fokus pada kesepakatan perdagangan yang alot serta rencana pemotongan pajak besar-besaran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Semua sektor pada indeks acuan STOXX 600 melorot, dengan barang personal dan rumah tangga, serta otomotif dan suku cadang menjadi yang paling merugi.

Saham kimia mendatar, karena kerugian diimbangi oleh lonjakan lebih dari 30 persen pada Johnson Matthey setelah perusahaan kimia Inggris itu setuju untuk menjual unitnya ke Honeywell International senilai 1,8 miliar Pound atau 2,4 miliar Dolar AS. 

Saham tersebut mencetak persentase kenaikan terbesar yang pernah tercatat, dan menduduki puncak STOXX 600.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya