Berita

Ilustrasi cek kesehatan/Ist

Kesehatan

Warga Diajak Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang Tahun

SENIN, 19 MEI 2025 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga diajak memanfaatkan program medical check-up (MCU) gratis sebagai hadiah ulang tahun. Program yang sudah dimulai pada Februari 2025 ini bertujuan membantu deteksi dini berbagai penyakit sesuai dengan kelompok usia penerima, sehingga mendukung pencegahan penyakit sejak dini.

"Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kolesterol, fungsi ginjal, liver, dan lainnya yang disesuaikan dengan usia peserta," kata praktisi kesehatan dr Ilham Ahmadi dalam keterangannya, Senin 19 Mei 2025.

Ilham mengatakan, warga tetap diperbolehkan mengikuti program medical check-up gratis meski tanggal lahirnya sudah  terlewat.


"Pemeriksaan tidak harus pas tanggal ulang tahun. Asal sesuai bulan kelahiran dan menunjukkan KTP, bisa langsung ikut program ini," Ilham Ahmadi, dokter spesialis penyakit dalam yang bertugas di RSUD Balaraja ini.

Program ini tidak bersifat wajib, tetapi sangat dianjurkan karena penyakit seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan gangguan organ vital bisa dideteksi sejak awal. 

Setelah pemeriksaan, pasien yang ditemukan bermasalah akan diminta kontrol rutin dan diberikan pengobatan, seperti layaknya di rumah sakit.

Cara Mendaftar MCU Gratis:
• Aplikasi “SatuSehat Mobile”
Digunakan sebelumnya untuk data vaksinasi, kini bisa diakses untuk MCU.
• WhatsApp ke nomor: 0811-1105-00567
Bisa dibantu oleh petugas Puskesmas, seperti:
• Datang langsung ke Puskesmas

"Bagi warga yang tidak memiliki akses teknologi, cukup datang langsung membawa KTP. Program ini juga menjadi upaya pemerintah menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga Kesehatan," kata Ilham. 

Pasca pandemi Covid-19, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan memang meningkat, namun masih ada yang enggan berobat ke fasilitas medis, lebih memilih pengobatan alternatif karena alasan biaya atau budaya.

“Dukun tidak bisa medical check-up. Tidak bisa tahu kondisi ginjal, kolesterol, atau liver. Pemeriksaan medis bisa mendeteksi dan mencegah sebelum parah,” pungkas Ilham.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya