Berita

Ganjar Pranowo usai memberikan pembekalan kepada kepala daerah di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta, Minggu 18 Mei 2025. Foto: Raiza Andini/RMOL

Politik

Pembekalan Kepala Daerah PDIP Tak Singgung Kongres

MINGGU, 18 MEI 2025 | 18:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masih belum ada kepastian kapan kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP VI dihelat.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Ganjar Pranowo menegaskan tidak ada pembahasan soal kongres di acara pembekalan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Sekolah Partai di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, hari ini Minggu, 18 Minggu 2025.

"Tidak, kali ini kita tidak menyinggung kongres," kata Ganjar Pranowo usai memberikan pembekalan.


Soal kongres banteng moncong putih, Ganjar benar-benar tidak bisa memberikan kepastian. Termasuk menduga-duga kapan dan di mana akan dilaksanakan.

"Tunggu nanti kita akan bahas kembali," singkatnya.

Kongres PDIP VI dengan agenda utama memilih ketua umum mestinya digelar pada tahun 2024 sebab acara lima tahunan ini terakhir kali digelar pada 2019 di Bali.

Adapun pada Mei 2024, PDIP diketahui menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) V yang menghasilkan 17 sikap partai, salah satuya memohon kesediaan untuk mengangkat dan menetapkan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi ketua umum periode 2025-2030 yang akan ditetapkan dalam Kongres VI.

yang rencananya digelar pada April 2025 tak terlaksana. Petinggi PDIP menilai pengurus tak terburu-buru menggelar kongres.

Pada awal Januari 2025 lalu, muncul informasi dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani bahwa kongres dengan agenda pergantian struktur partai akan digelar pada April 2025. Namun, rencana ini juga urung terlaksana.

"Bisa saja mundur dari bulan April. Namun pastinya insya Allah tidak lebih dari tahun 2025," ujar Puan saat ditemui di Gedung DPR, Senin 14 April 2025.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya