Berita

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Airlangga Sampaikan Perkembangan Lobi Tarif Trump, Ada Instrumen Mineral Kritis

SENIN, 05 MEI 2025 | 15:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Indonesia tengah berupaya melobi kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat (AS) yang berpotensi mengganggu stabilitas ekspor nasional. 

Teranyar, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut mineral kritis tetap akan masuk dalam materi lobi untuk meredam dampak tarif yang sedang digalakkan Presiden AS Donald Trump.

"Khusus untuk tadi (negosiasi), dengan Amerika pun critical mineral ada pembahasan,” ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Senin 5 Mei 2025.


Soal rencana Pemerintah Indonesia yang bakal mengimpor liquefied natural gas (LNG) sebagai salah satu bagian upaya dari negosiasi dengan AS, Airlangga mengatakan hal tersebut masih dalam proses awal.

Dia pun belum mau bicara lebih jauh soal hasil negosiasi. Namun Airlangga memastikan pemerintah bakal berupaya terus untuk menjalin komunikasi dengan pihak AS agar tarif yang dikenakan ke Indonesia tidak terlalu tinggi.

"Terkait dengan pembicaraan dari negosiasi, karena masih dalam pembicaraan awal, jadi tetap konsisten diberitahukan nanti sesudah ada progresnya," tandasnya.

Untuk diketahui Pemerintah AS mengenakan tarif resiprokal sebesar 32 persen terhadap barang Indonesia. Namun, selama masa penundaan, tarif yang berlaku sementara turun ke level tarif dasar, yakni 10 persen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya