Berita

Lahan seluas 120 hektare di Desa Mekarwaru, Gantar, Indramayu yang rencananya akan dibangun proyek PLTS/RMOL

Nusantara

Proyek Fiktif PLTS Indramayu Rugikan Warga

SENIN, 05 MEI 2025 | 11:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rencana proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Indramayu sejak 2023 mengalami ketidakjelasan.

Dalam pemberitaan pada 24 November 2024, PT. Bhima Putra Teknik (BPT) bersama PT Graha Industrial Estate Indonesia melakukan pemberian uang kerohiman kepada warga Desa Mekarwaru yang menandai dibangunnya proyek tersebut.

Direktur Utama PT. BPT Suwihara bersama jajarannya dalam pemberitaan itu telah mengundang seluruh perangkat setempat mulai dari Kapolsek Gantar hingga kepala Desa Mekarwaru terkait pemberian uang kerohiman.


Sejak November 2024, spanduk beserta pelang perizinan terpampang di jalan desa menuju proyek di lahan seluas 120 hektare tersebut.

Sejumlah pekerja pun terlihat hilir mudik dalam kesibukannya menyiapkan pembangunan proyek. Antusiasme juga terlihat di sejumlah warga desa yang turut dipekerjakan hingga membangun warung di sekitaran proyek menyambut program listrik nasional dari Energi Baru Terbarukan (EBT) ini.

Namun berdasarkan penelusuran RMOL ke lokasi pada Minggu, 4 Mei 2025, proyek pembangunan itu ternyata tidak ada alias fiktif. Redaksi mencoba menghubungi pihak PT. BPT namun tidak membuahkan hasil.

Seorang Ketua RW di Desa Mekarwaru, Ujang,  yang pernah bekerja sebagai security proyek tersebut selama dua bulan memberikan kesaksiannya.

“Awalnya warga senang, tapi lama kelamaan bertanya-tanya, ini jadi apa nggak? (awalnya) Kayak betulan tapi ternyata zonk semua. Pekerjanya pada belum dibayar sampai warung sampai rumah makan juga belum dibayar,” kata Ujang.

Dirut PT BPT Suwihara alias Wira pun saat ini tidak bisa dihubungi oleh para mantan pekerja. Sehingga mereka pun kebingungan ke mana harus menuntut.

“Kita nggak berani menuntut karena nggak ada kesepakatan di awal, kita warga mendukung aja karena Pak Kuwu (kepala Desa) sudah dukung (memberi izin),” jelasnya.

Belakangan, warga pun mengetahui segala perizinan itu ternyata belum ada. Dalam aktivitas selama beberapa bulan di Mekarwaru, pihak perusahaan turut melibatkan ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) buat pengamanannya.  

Sejumlah nama disebutkan mulai dari Wira (Direktur Utama), Suko (Direktur Pelaksana) hingga Sodikin (mandor atau pimpinan proyek) kini seluruhnya menghilang usai memberi harapan palsu ke warga.

“Kita semua resah, ya kasarnya ini penipuan lah. Ada namanya Ibu Puput (investor yang digandeng PT BPT) itu sudah keluar Rp600-700 jutaan,” bebernya.

Mereka juga memiliki utang mencapai jutaan kepada warung-warung atau rumah makan di sekitar proyek. Lahan itu kini hanya menyisakan bekas puing-puing pembangunan gapura menuju proyek.

Di lahan tidur tersebut tinggal tersisa sebuah bangunan tempat Ujang dulu berjaga sebagai security.

“Jangan sampailah rakyat ini ketipu lagi oleh mereka-mereka,” pungkasnya mengenas.       

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya