Berita

Garibaldi ‘Boy’ Thohir/Gojek

Bisnis

Boy Thohir dan 3 Direktur Kompak Mundur dari GOTO, Kenapa?

SABTU, 03 MEI 2025 | 14:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Internal PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) terguncang setelah sejumlah petinggi kompak mundur dari perusahaan teknologi itu.

Salah satu nama besar yang resmi mengundurkan diri adalah Garibaldi "Boy" Thohir, kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir yang memutuskan mundur dari kursi Komisaris Perseroan.

Dalam surat pengunduran diri yang diterima manajemen GOTO pada Jumat 2 Mei 2025, Boy Thohir mengatakan keputusannya untuk mundur demi fokus menjalankan usaha keluarga.


"Pada tanggal 2 Mei 2025, Perseroan juga telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Garibaldi Thohir dari jabatannya selaku Komisaris Perseroan untuk fokus di usaha keluarganya," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu 3 Mei 2025.

Selain Boy Thohir, mundurnya sejumlah nama penting lainnya turut diumumkan perseroan. Nila Marita Indreswari memilih angkat kaki dari jajaran direksi GOTO karena ingin mengejar minat lain di luar perusahaan.

Sementara itu, Thomas Kristian Husted juga memutuskan mundur dari jabatan Wakil Direktur Utama dan akan lebih fokus mendampingi lini usaha GoTo Financial.

Tak ketinggalan, Pablo Malay juga menyatakan pengunduran dirinya dari posisi direktur. Namun, ia disebut akan dinominasikan sebagai komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.

"Lebih lanjut, tunduk pada proses nominasi, juga akan diajukan perubahan komposisi dewan komisaris dan direksi termasuk menominasikan komisaris independen dan anggota direksi baru pada rapat umum pemegang saham yang akan datang," lanjut keterbukaan itu.

Manajemen menyatakan bahwa seluruh proses akan mengikuti ketentuan dalam POJK 33/2014 dan POJK 15/2020 terkait penyelenggaraan RUPS. 
Adapun RUPS dengan agenda utama menyetujui pengunduran diri para pejabat tersebut akan dilangsungkan dalam waktu dekat, disertai dengan prosedur pemanggilan dan pengumuman sesuai regulasi yang berlaku.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya