Berita

Ilustasi/RMOL

Bisnis

Ekspor Korea Selatan Melesat, Angka Pengiriman ke AS Anjlok

KAMIS, 01 MEI 2025 | 13:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekspor Korea Selatan meningkat 3,7 persen pada April dibandingkan tahun lalu. Namun, pengiriman barang ke Amerika Serikat justru turun tajam sejak Pemerintahan Donald Trump mulai menerapkan tarif balasan (resiprokal).

Menurut data dari Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi yang dirilis pada Kamis, 1 Mei 2025, nilai total ekspor Korea Selatan bulan lalu mencapai 58,2 miliar Dolar AS.

"Nilai impor turun 2,7 persen dibanding tahun lalu menjadi 53,3 miliar Dolar AS," menurut data, dikutip dari Yonhap.


Dengan demikian, Korea Selatan mencatat surplus perdagangan sebesar 4,88 miliar Dolar AS.

Sementara ekspor ke negara lain meningkat, ekspor ke Amerika Serikat justru turun 6,8 persen secara tahunan menjadi 10,6 miliar Dolar AS pada April.

Sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS, Trump telah menerapkan kebijakan dagang yang lebih proteksionis. Salah satu langkahnya adalah menerapkan tarif impor terhadap sejumlah produk dari negara mitra dagang, termasuk Korea Selatan. 

Kebijakan ini bertujuan mengurangi defisit perdagangan AS, namun berdampak pada penurunan ekspor negara lain, termasuk Korsel, ke pasar Amerika.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya