Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo di Katedral Jakarta, Kamis, 24 April 2025

Politik

Hadiri Misa Requiem, Menag Nasaruddin Ulas Dua Pesan Paus Fransiskus

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 22:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seluruh umat diharapkan bisa meneladani warisan pemikiran serta nilai-nilai yang ditinggalkan Paus Fransiskus.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama, Nasaruddin Umar saat hadir langsung sebelum Misa Requiem bagi Paus Fransiskus di Gereja Maria Diangkat ke Surga, Paroki Katedral Jakarta, Kamis, 24 April 2025.

"Beliau telah wafat, pesan-pesannya akan tetap hidup di dalam batin kita. Orang bijak tidak pernah benar-benar wafat, tetapi justru semakin hidup seperti lilin yang terus menyala dalam kalbu dan pikiran kita," ujar Nasaruddin.


Menag lantas menyampaikan dua pesan Deklarasi Istiqlal yang ia tandatangani bersama Paus Fransiskus pada bulan September 2024 lalu.

Pertama, cara kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan persoalan secara konstruktif, justru cenderung membuat persoalan baru. Kedua, penggunaan bahasa agama dalam mengajak umat bersahabat dengan alam semesta.

"Jangan sampai kita menjadi penyebab kerusakan lingkungan yang justru mempercepat kehancuran dunia ini,” jelas Menag.

Mengakhiri sambutannya, Menag berbelasungkawa atas meninggalnya Paus Fransiskus di depan umat Kristiani yang hadir di Katedral.

"Atas nama pribadi, Imam Besar Masjid Istiqlal, sekaligus Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok luar biasa ini," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya