Berita

Suasana pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka, berlangsung hangat di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025/Rep

Dunia

Sambut Kunjungan PM Rabuka, Prabowo Singgung Kesamaan RI dan Fiji

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka, berlangsung hangat di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025.

Selesai memberikan kata sambutan, Presiden Prabowo nampak berbincang hangat sembari tertawa. Didampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Presiden Prabowo sempat menyinggung kesamaan Republik Indonesia (RI) dengan Fiji. 

"Kedua negara kita adalah negara pasifik, kedua negara kita adalah kepulauan, kita punya banyak kepentingan yang sama," ujar Presiden.


Prabowo menjelaskan, RI dan Fiji telah membangun hubungan diplomatik sejak tahun 1919.

"Fiji telah menjadi sahabat yang baik bagi Indonesia, dan telah menjadi mitra penting bagi Indonesia di kawasan Pasifik," ucapnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu meyakini, di tengah tantangan-tantangan global saat ini, kedua negara bisa sama-sama memegang prinsip-prinsip saling menghormati antara bangsa-bangsa, menjunjung tinggi asas kedaulatan, azas kemerdekaan, hingga azas hak-hak kesetaraan antara bangsa-bangsa. 

"Kita sama-sama memiliki tantangan untuk memberi kehidupan yang baik, yang sejahtera bagi kedua negara," katanya.

Oleh karena itu, dalam pertemuan hari ini Presiden Prabowo dan PM Rabuka telah membahas hubungan bilateral, apa-apa yang telah menjadi kesepakatan antara kedua negara. 

"Di saat-saat yang lalu akan kita teruskan di bawah pemerintahan yang saya pimpin, kita akan menepati semua komitmen dan perjanjian kita dalam waktu yang cepat," demikian Prabowo menambahkan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya