Berita

Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu malam, 23 April 2025/Ist

Politik

Presiden Prabowo akan Terima Kunjungan PM Rabuka Hari Ini

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 11:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka di Jakarta, pada Kamis 24 April 2025.

PM Rabuka telah mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu malam, 23 April 2025.

Kedatangan PM Rabuka menandai awal kunjungan resminya ke Indonesia selama dua hari pada 23-24 April 2025.


Setibanya di bandara, PM Rabuka disambut dengan jajar pasukan kehormatan sebagai bentuk penghormatan kenegaraan. 

Selain itu, turut hadir dalam penyambutan tersebut adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Fiji, Dupito D. Simamora.

Dari bandara, PM Rabuka dan delegasi kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam selama di Jakarta. 

Pada Kamis, 24 April 2025, PM Rabuka diagendakan untuk melaksanakan kunjungan resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, PM Rabuka akan disambut oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka Jakarta, dengan upacara kunjungan resmi. Kedua pemimpin juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi kedua negara," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangan tertulisnya, Kamis 24 April 2025.

"Kunjungan resmi akan ditutup dengan jamuan santap siang resmi yang digelar Presiden Prabowo untuk menghormati PM Rabuka," tambahnya.

Lebih lanjut, Yusuf mengungkapkan, pertemuan kedua pemimpin negara tersebut akan membahas penguatan hubungan bilateral serta kerja sama Indonesia-Fiji.

Kunjungan ini juga dia harapkan menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kolaborasi antara Indonesia dan Fiji, sekaligus memperkuat peran kedua negara dalam menghadapi tantangan global bersama.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya