Berita

Penasihat Senior Presiden AS untuk Afrika, Massad Boulos/Net

Dunia

AS Tegaskan Dukungan terhadap Kedaulatan Maroko atas Sahara

RABU, 23 APRIL 2025 | 16:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat kembali menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara, dalam pernyataan tegas yang disampaikan oleh Penasihat Senior Presiden AS untuk Afrika, Massad Boulos. 

Dalam wawancara eksklusif dengan Medi1 TV dan Radio, Boulos menekankan bahwa posisi Washington terhadap isu tersebut sudah jelas dan tegas.

“Posisi Amerika jelas dan tegas. AS menyatakan posisi ini berulang kali dan jelas, sebagaimana yang dilakukan Menteri Luar Negeri Marco Rubio minggu lalu,” ujar Boulos, seperti dimuat dalam keterangan yang diterima redaksi pada Rabu, 23 April 2025.


Ia menambahkan bahwa Presiden Donald Trump secara pribadi telah menyampaikan pengakuan penuh AS atas kedaulatan Maroko atas Sahara kepada Raja Mohammed VI.

Lebih lanjut, Boulos menepis segala bentuk spekulasi dan informasi yang dianggap menyimpang dari kebijakan resmi AS. 

“Isu ini tidak memberikan ruang untuk ambiguitas, dan informasi lain yang beredar hanyalah spekulasi yang salah dan tidak berdasar,” tegasnya.

Boulos juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman yang benar terhadap Proklamasi Presiden Trump tahun 2020 yang mendukung kedaulatan Maroko. 

“Posisi resminya adalah bahwa Amerika Serikat menegaskan kembali dan mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara, dan Proklamasi Presiden Trump dan AS pada tahun 2020 tidak ambigu,” lanjutnya.

Menurut Boulos, tidak ada pernyataan apa pun yang seharusnya diambil di luar konteks atau dimaknai secara keliru. Ia pun menegaskan kembali dukungan penuh Washington terhadap rencana otonomi yang diajukan Maroko.

“Seperti yang dinyatakan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, kami sepenuhnya mendukung usulan otonomi Maroko, yang serius, kredibel, dan realistis, sebagai solusi yang adil dan definitif untuk konflik ini,” pungkas Boulos.

Pernyataan ini mempertegas konsistensi sikap Amerika Serikat dalam mendukung solusi damai yang menghormati integritas wilayah Maroko, di tengah beragam spekulasi yang sempat muncul di kancah internasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya