Berita

Anggota DPR Fraksi Partai Nasdem, Satori tersenyum setelah menjalani pemeriksaan KPK pada Senin, 21 April 2025/RMOL

Hukum

Anggota DPR Fraksi Nasdem Dikuliti KPK Soal Dana CSR BI

SELASA, 22 APRIL 2025 | 19:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anggota DPR Fraksi Nasdem, Satori dikuliti KPK soal korupsi dana sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI).

Hal itu disampaikan Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu usai memeriksa Satori pada Senin kemarin, 21 April 2025.

"Kami masih mendalami terkait penggunaan dari dana CSR itu ya," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 22 April 2025.


Asep menjelaskan, Satori merupakan salah satu anggota DPR yang mengajukan sebuah yayasan sebagai penerima dana CSR BI.

"Jadi, yang bersangkutan itu dipanggil ke sini, kami konfirmasi lagi terkait dengan penggunaan dari dana CSR," pungkas Asep.

Pemeriksaan ini menjadi yang kesekian kalinya dilakukan KPK. Satori sebelumnya telah diperiksa pada 27 Desember 2024, dan 18 Februari 2025.

Dalam perkara ini, tim penyidik telah menggeledah rumah anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan di Jalan Pelikan 1 Blok U7 nomor 9 RT.04/07, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan selama dua hari, yakni pada 5-6 Februari 2025.

Dari sana, tim penyidik mengamankan bukti barang bukti elektronik berupa handphone, dokumen, surat, dan catatan-catatan. Heri Gunawan juga telah diperiksa sebagai saksi pada Jumat, 27 Desember 2024.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya