Berita

MIND ID menerima kunjungan delegasi Kerajaan Arab Saudi di Jakarta/Ist

Bisnis

Arab Saudi Lirik Potensi Kerja Sama Produk Tambang dengan Indonesia

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mengungkap adanya ketertarikan Arab Saudi untuk bekerja sama terkait pengembangan komoditas mineral dengan Indonesia. 

Menurut Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, pihak Arab Saudi mengungkap ketertarikan mereka selama lawatan ke Indonesia. 

Arab Saudi menilai Indonesia potensial karena memiliki cadangan bauksit nomor enam terbanyak di dunia. Sehingga Arab Saudi memiliki keinginan untuk mengimpor bauksit dari dalam negeri.


Komoditas bauksit ungkap Dilo adalah salah satu komoditas inti yang digarap oleh perusahaan pertambangan milik negara Saudi atau BUMN sektor pertambangan Saudi, Ma'aden.

Lebih lanjut pihak Arab, menargetkan produsen aluminium premium terbesar di dunia, Emirate Global Aluminium (EGA) dapat menjadi hub atau pusat dari komoditas aluminium dalam negeri.

"Mereka (Arab) ngeliat si EGA itu bisa jadi hub untuk aluminium komoditi," ungkap Dilo saat ditemui dalam acara diskusi dengan wartawan di kawasan Jakarta, Kamis, 17 April 2025. 

Kendati begitu Arab Saudi terhambat oleh rendahnya bahan baku bauksit. 

"Dia punya bauksit tapi low, masih campur sama pasir," ungkap Dilo. 

Meski begitu, Dilo menekankan, pemerintah Indonesia sudah menerapkan larangan ekspor bijih bauksit mulai Juni 2023 lalu. Larangan ini tertuang dalam UU Mineral Batubara No. 3/2020, dan tidak ada perubahan dalam revisi terbaru, yaitu UU No. 2/2025.

"Nah dia butuh sebenarnya bauksit dari kita. Tapi, tidak bisa, karena bauksit kita tidak boleh ekspor," ungkapnya.

Walau terdapat larangan ekspor bijih bauksit, Dilo menjelaskan ada kemungkinan beberapa skema kerjasama yang dijajaki oleh kedua belah pihak.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya