Berita

Tangkapan layar saat jenazah diturunkan dari mobil Ambulans RSUD Martapura karena sopir tak kunjung tiba/Repro

Nusantara

Gara-gara Ambulans Tak Ada Sopir dan Bensin, Jenazah Terpaksa Dibawa Pakai Pickup

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dunia kesehatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur kembali tercoreng oleh buruknya pelayanan di RSUD Martapura. 

Pasalnya, beredar video di Instagram, ada jenazah yang sudah berada di dalam ambulans, namun tidak ada staf atau sopir RS yang standby. 

Bahkan, keluarga jenazah yang merekam video juga menyebut mobil ambulans RS Martapura tidak ada bensin.


Akibatnya, keluarga terpaksa membawa jenazah menggunakan mobil pickup, meski kondisi cuaca hujan gerimis. Peristiwa ini terjadi pada Jumat kemarin, 4 April 2025, di RSUD Martapura. 

Direktur RSUD Martapura, dr Deddy Damhudy, membenarkan ada keluarga jenazah yang terpaksa naik mobil pickup, lantaran ambulans di rumah sakit tidak ada sopir dan bensin.

“Iya, benar. Ini akibat kelalaian staf kami. Atas nama pribadi dan RS, kami sudah meminta maaf ke pihak korban,” katanya dihubungi RMOLSumsel, Sabtu 5 April 2025.

Deddy juga mengaku telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan akan datang secara langsung untuk meminta maaf.

“Pihak keluarganya sudah saya hubungi, dan telah berjanji akan bertemu di rumah duka hari ini. Nanti saya kirim bukti chat saya sama pihak keluarga korban,” sambungnya.

Sementara, dalam percakapan via WhatsApp yang dikirim direktur RSUD, pihak keluarga korban menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Kami nunggu sopirnya bae hampir 1 jam. Masih bae idak galak galak nganterkan pasien. Memang keterlaluan pak,” kata keluarga korban dalam percakapan WA.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya