Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dampak Tarif AS, Pengamat: IHSG Siap-siap Merosot Saat Perdagangan Dibuka

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 18:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko kembali mengalami tekanan hebat setelah perdagangan dibuka pada 8 April 2025 mendatang.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai hal tersebut akan terjadi seiring diberlakukannya kebijakan tarif 32 persen Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia.

Menurutnya, sentimen tersebut dapat membuat investor asing ramai-ramai menarik dananya dari saham negara berkembang termasuk Indonesia sehingga menyebabkan capital outflow yang semakin deras.


"Pasca libur lebaran, pasar saham bersiap hadapi capital outflow. Trading halt bukan tidak mungkin terjadi lagi," kata Bhima kepada RMOL pada Kamis 3 April 2025.

Senada dengan Bhima, Direktur Program Pascasarjana ITB Ahmad Dahlan Jakarta Mukhaer Pakkana menilai bahwa kondisi pasar keuangan Indonesia masih dalam tekanan besar akibat arus modal keluar yang semakin cepat.

"IHSG akan terus mengalami penurunan. Depresiasi Rupiah juga diperkirakan berlanjut karena investor global memilih keluar dari negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini akan memperburuk capital outflow di pasar saham," kata Mukhaer.

Dengan tekanan ini, skenario trading halt—yakni penghentian sementara perdagangan saham ketika indeks anjlok melebihi 5 persen dinilai bukan hal yang mustahil terjadi lagi.

Sebelumnya, penurunan IHSG lebih dari 5 persen terakhir kali terjadi pada 18 Maret 2025, yang menyebabkan Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt selama 30 menit, untuk pertama kalinya sejak 2020.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya