Berita

Wisata kapal selam di Laut Merah/Net

Dunia

Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, Enam Turis Rusia Tewas

JUMAT, 28 MARET 2025 | 13:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kapal selam observasi yang mengangkut 50 orang tenggelam di Laut Merah, mengakibatkan enam warga Rusia tewas, sementara 39 turis asing berhasil diselamatkan. 

Mengutip laporan Reuters pada Jumat, 28 Maret 2025, Insiden ini terjadi di lepas pantai resor Laut Merah Mesir, Hurghada. 

Pihak berwenang Mesir mengkonfirmasi bahwa tidak ada penumpang atau awak yang masih hilang setelah peristiwa tragis ini.


Kapal selam yang tenggelam, bernama "Sindbad", membawa 45 wisatawan dari berbagai negara, termasuk Rusia, India, Norwegia, dan Swedia, serta lima awak kapal asal Mesir. 

Menurut konsulat Rusia di kota tersebut, sebagian besar dari penumpang berhasil diselamatkan dan dibawa ke hotel serta rumah sakit terdekat di Hurghada.

"Kami merasa lega sebagian besar wisatawan berhasil diselamatkan, namun sangat berduka atas kehilangan enam nyawa," kata seorang pejabat konsulat Rusia.

Kapal selam ini dirancang untuk memberikan pengalaman wisata bawah laut dengan jendela besar yang memungkinkan penumpangnya menikmati pemandangan terumbu karang dan kehidupan laut di Laut Merah. 

Kapal selam tersebut dapat menyelam hingga kedalaman 25 meter, sebagaimana dikutip dalam situs web perusahaan yang mengoperasikan kapal tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar insiden terkait kapal wisata di Laut Merah. Sebelumnya, pada Juni 2023, sebuah kapal wisata tenggelam setelah mengalami kerusakan parah akibat gelombang tinggi.

Pada November 2023, kapal wisata lain yang membawa 31 wisatawan dan 13 awak juga terbalik di perairan Laut Merah, menewaskan sedikitnya 11 orang.

Pemerintah Mesir, melalui Gubernur Provinsi Laut Merah Amr Hanafy, menyatakan bahwa penyelidikan terhadap insiden tenggelamnya kapal selam tersebut sedang berlangsung untuk menentukan penyebab kecelakaan. 

Kapal selam yang tenggelam itu dimiliki oleh seorang warga negara Mesir dan memiliki lisensi serta kapten yang terdaftar dengan sah.

"Kapal selam ini memenuhi standar keselamatan dan telah terdaftar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kami akan menginvestigasi penyebab kejadian ini secara mendalam," jelas Hanafy dalam pernyataan resminya.

Laut Merah telah menjadi destinasi utama pariwisata Mesir, dengan sejumlah besar wisatawan asing, khususnya dari Rusia, berkunjung setiap tahunnya. 

Sektor pariwisata ini menjadi salah satu pilar ekonomi penting bagi Mesir, yang juga dikenal dengan situs bersejarah seperti piramida Giza dan pelayaran Sungai Nil.

Mesir baru-baru ini tercatat sebagai negara dengan pendapatan pariwisata terbesar di Afrika, diperkirakan mencapai 14,1 miliar dolar AS pada 2024. Pariwisata berperan penting dalam menopang ekonomi Mesir yang saat ini tengah menghadapi tantangan besar.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya