Berita

Pelaku pembunuhan ibu dan anak di Tambora digelandang Polisi/Humas Polres Metro Jakbar

Presisi

Kejar Sampai Banyumas, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tambora

SELASA, 11 MARET 2025 | 06:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Hanya dalam waktu kurang dari 48 jam, Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan ibu dan anak di Tambora, Jakarta Barat.

Personel gabungan Polsek Tambora dan Polres Banyumas yang dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengejar pelaku hingga ke wilayah Jawa Tengah.

“Satu orang telah kami amankan di wilayah Banyumas pada Minggu, 9 Maret 2025, sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Arfan saat dikonfirmasi pada Senin, 10 Maret 2025.


Lanjut Arfan, pelaku ditemukan di dekat sebuah waduk di daerah Banyumas. 

Saat ditangkap, kondisi pelaku menyerupai tunawisma. Namun anggota kepolisian tetap berhasil mengenali pelaku berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya.

“Tidak ada perlawanan,” imbuh Arfan.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus ini lebih lanjut, termasuk motif dan kronologi lengkap pembunuhan tersebut. 

“Mohon waktu, nanti akan kami beberkan dalam waktu dekat,” ujar Arfan.

Sebelumnya, penemuan mayat ibu dan anak dalam toren air yang merupakan warga RT 05 RW 02 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, membuat gempar pada Kamis 6 Maret 2025.

Dua jenazah perempuan itu masing-masing berinisial TSL (59) dan ES (35). 

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah anak kedua korban, R, melaporkan kehilangan ibu dan kakaknya sejak 1 Maret 2025. 

Setelah upaya pencarian, polisi akhirnya menemukan keberadaan keduanya dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah mereka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya