Berita

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya (tengah) di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Bekasi/RMOL

Politik

Wamendagri Minta Bantuan Gubernur Jakarta Hadapi Banjir Bekasi

RABU, 05 MARET 2025 | 17:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bencana banjir yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat membutuhkan penanganan dari semua pihak. Pemerintah daerah dan pusat harus berdampingan mempercepat pemulihan pasca banjir.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya bahkan secara khusus meminta bantuan kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung membantu penanganan banjir Bekasi.

"Saya sudah telepon langsung Mas Pramono Anung, Gubernur Jakarta yang akan mengirim truk sampah bantuan, termasuk tenaga bersih itu akan kita bantu juga," kata Bima saat meninjau banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Bekasi, Rabu, 5 Maret 2025.


Bima mengatakan, banjir kali ini lebih parah dibanding banjir 5 tahun yang lalu. Politisi PAN ini akan mengoordinasikan agar logistik, baik bahan makanan, obat-obatan di lokasi pengungsian cukup.

"Kami bantu Pemkot Bekasi untuk melakukan pembersihan. Jadi kami keliling, melihat masih banyak rongsokan sampah menumpuk, ada tempat tidur, lemari, dan lain-lain. Warga itu enggak mampu (membersihkan sendiri) Pemkot Bekasi juga kapasitasnya harus dibantu," jelasnya.

Maka dari itu, Bima minta Pemda lain ikut membantu dengan mengirimkan bantuan alat berat.

"Alat berat akan kami kirim ke sini dari pemerintah sekitar. Yang langsung bersedia membantu itu Pemprov Jakarta," terang Bima.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya