Berita

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping/Net

Bisnis

Perang Dagang Memanas, China Naikkan Tarif 15 Persen Impor Ayam-Gandum ke AS

SELASA, 04 MARET 2025 | 15:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China mengumumkan kebijakan baru dengan menaikkan tarif impor terhadap sejumlah produk pertanian asal Amerika Serikat (AS). 

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas keputusan Washington yang menggandakan bea masuk untuk barang-barang asal China.

Seperti dikutip dari Bloomberg pada Selasa 4 Maret 2025, Kementerian Keuangan China menyatakan bahwa tarif baru sebesar 15 persen akan dikenakan pada impor ayam, gandum, jagung, dan kapas dari AS.


Selain itu, mulai 10 Maret mendatang, China juga akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen untuk impor kedelai, sorgum, daging babi, dan daging sapi asal AS.

Langkah ini diambil hanya beberapa pekan sebelum dimulainya musim tanam di AS dan diperkirakan akan berdampak signifikan pada sektor pertanian negara tersebut. 

Pengumuman ini langsung memengaruhi harga kedelai berjangka di Chicago, yang turun 0,8 persen pada pukul 13.20 waktu Beijing. Sementara itu, harga jagung dan gandum terpantau stabil.

Kebijakan balasan ini muncul setelah AS resmi menggandakan tarif impor produk China menjadi 20 persen mulai hari ini. 

Sebelumnya, Washington telah memberlakukan tarif sebesar 10 persen pada awal bulan lalu. Selain itu, beberapa tarif yang diterapkan sejak pemerintahan pertama Donald Trump masih tetap berlaku.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya