Berita

Konferensi pers Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) di Jakarta pada Kamis, 27 Februari 2025/RMOL

Nusantara

Ongkos Haji Diupayakan Bisa Turun Lagi Tahun Depan

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 18:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Penyelenggara (BP) Haji membuka peluang untuk kembali menurunkan biaya haji pada tahun mendatang. 

Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai respons atas permintaan Presiden Prabowo Subianto.

"Kemarin di Hambalang, Pak Presiden menanyakan kepada kami, pertama mengapresiasi dana haji sudah turun Rp3 juta, dan sekaligus menanyakan bisa turun lagi nggak? Tentu saja itu bagi kami adalah suatu perintah, bukan pertanyaan," ujar Irfan, atau yang akrab disapa Gus Irfan, di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.


Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mengkaji kemungkinan penurunan biaya lebih lanjut untuk penyelenggaraan haji tahun depan. 

"Dan insya Allah kita siap untuk mencoba mengkalkulasi bagaimana bisa turun lebih banyak lagi untuk tahun depan," tambahnya.

Saat ini, BP Haji juga tengah mendorong revisi undang-undang di DPR agar lembaga tersebut dapat berdiri sendiri dan tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama.

"Insya Allah tahun depan setelah revisi undang-undang oleh teman-teman DPR selesai, kita akan sepenuhnya memegang kendali atas penyelenggaraan haji," pungkasnya.

Untuk diketahui, Komisi VIII DPR bersama Menteri Agama dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada awal tahun ini telah menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1446 H/2025 M sebesar Rp89,4 juta per orang. 

Angka ini turun hampir Rp4 juta dibandingkan BPIH tahun sebelumnya yang mencapai Rp93,3 juta per orang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya