Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Ist

Politik

Pramono Anung Dipuji Berani Bergabung di Retret

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 01:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah empat hari berlangsung, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama 18 kepala daerah lainnya yang berasal dari PDIP akhirnya mengikuti retret yang digelar di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Senin 24 Februari 2025.

"Itu namanya pemimpin masa depan, berani mengambil sikap tegas demi mendahulukan kepentingan bangsanya bukan ketumnya," kata Koordinator Tim Hukum Merah Putih C. Suhadi kepada wartawan, Senin 24 Februari 2025.

Suhadi mengatakan, setelah terpilih dan dilantik, seorang kepala daerah bukan milik kelompok atau partai, tetapi menjadi milik masyarakat yang memilihnya, selaras dengan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.


"Kepala daerah selain bekerja untuk rakyat juga tidak lepas dari peran utamanya kepada pemerintah pusat seperti diatur dalam Pasal 9 UU No. 23 Tahun 2014," kata Suhadi.  

Selanjutnya, Suhadi mengungkapkan, dengan telah bergabungnya Pramono Anung bersama 18 kader PDIP lainnya, menandakan mereka menyadari setelah dipilih maka sudah saatnya melayani rakyat. 

Apalagi di dalam retret tersebut, seluruh kepala daerah yang hadir akan diberikan materi-materi bagaimana mengelola keuangan daerah sehingga bisa digunakan secara maksimal untuk kepentingan rakyat. 

"Sekali lagi saya mengapresiasi langkah Pramono Anung yang telah bersedia bergabung dengan ratusan kepala daerah lainnya untuk mengikuti progam retrat yang diselenggarakan Prabowo-Gibran," pungkas Suhadi. 

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan kepala daerah dari PDIP untuk menunda mengikuti retret di Akmil Magelang  yang dimulai pada Jumat 21 Februari 2025..

Surat instruksi tersebut bernomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025 malam sebagai respons atas penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK. 

"Diinstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” ujar Megawati dalam surat tersebut, Kamis 20 Februari 2025.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya