Berita

Masyarakat Banten Bersatu (Mabes) bersama pimpinan ormas dan jawara Banten mendukung gerakan Banten Pulih/Ist

Nusantara

Sejumlah Ormas dan Jawara Bersatu Komitmen Menjaga Marwah Banten

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 14:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) dan jawara Banten menyatukan barisan demi menjaga marwah daerah dari pengaruh asing yang berpotensi merusak nilai-nilai budaya lokal.

Salah satu inisiator gerakan tersebut adalah Masyarakat Banten Bersatu (Mabes). Inisiator Mabes, Deni mengungkapkan, sejumlah pimpinan ormas di Banten turut mengambil langkah konkret dengan melakukan rekonsiliasi di internal kepengurusan mereka.

Salah satu ormas yang aktif dalam upaya ini adalah Perisai Pembela Aspirasi Masyarakat (Perpam). Organisasi ini menyatakan kesiapannya untuk mendukung gerakan #Bantenpulih serta berperan aktif membangun keharmonisan di tengah masyarakat.


"Kami siap berkontribusi untuk menciptakan suasana yang lebih damai dan kondusif. Upaya rekonsiliasi ini penting untuk menyatukan kembali elemen-elemen masyarakat yang sempat terpecah akibat berbagai perbedaan pandangan," kata Ketua Umum Harian Perpam, Eroy Bavik Habibi, Senin, 24 Februari 2025.

Menurutnya, rekonsiliasi dan persatuan adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas di Banten. Mengingat wilayah ini sempat terjadi ketegangan, salah satunya di Serang Utara dan Tangerang yang diframing negatif atas keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain Perpam, ormas Timur Indonesia Bersatu (TIB) juga menyatakan dukungannya terhadap gerakan #Bantenpulih. Ketua TIB, Hasan Basri menegaskan, solidaritas antar ormas penting dalam menjaga ketertiban dan persatuan di Banten.

"Kami dari Timur Indonesia Bersatu siap mendukung setiap langkah rekonsiliasi yang bertujuan untuk menciptakan kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat Banten. Keamanan dan keharmonisan adalah tanggung jawab bersama," jelas Hasan Basri.

Dukungan dari berbagai elemen ormas dan jawara ini diharapkan bisa mempercepat proses pemulihan konflik dan memperkuat kebersamaan di Banten.

Dengan semangat persatuan dan komitmen bersama, harapan untuk melihat Banten yang lebih harmonis dan sejahtera semakin nyata.

Masyarakat Banten Bersatu sendiri sebelumnya telah mendeklarasikan diri mendukung PSN di Tangerang dan Serang Utara. Deklarasi dukungan ini diikuti lebih dari 500 orang di Gedung Serbaguna Convention Hall (Fach) Kampung Totogan, Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Minggu, 23 Februari 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya