Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pertama dalam Dua Dekade, Israel Kerahkan Tank di Tepi Barat

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 16:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, tentara Israel mengerahkan tank-tank militernya di Tepi Barat yang diduduki pada hari Minggu, 23 Februari 2025 di tengah eskalasi militer di wilayah tersebut.

Menurut pernyataan militer Israel, pasukan Brigade Infanteri Nahal dan Unit Komando Duvdevan telah memulai operasi di beberapa desa dekat Jenin, Tepi Barat utara. 

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi militer yang lebih luas untuk memperluas operasi di wilayah yang diduduki.


"Pengerahan tank ini merupakan bagian dari persiapan yang lebih luas untuk perluasan operasi militer di Tepi Barat utara," ungkap militer Israel, seperti dimuat surat kabar Israel KAN

Ini adalah pertama kalinya sejak 2002 ketika Israel terakhir kali menggunakan tank dalam Operasi Perisai Pertahanan di wilayah tersebut.

Sejak bulan lalu, tentara Israel telah melakukan serangkaian operasi militer di Tepi Barat utara, yang telah menyebabkan sedikitnya 60 kematian dan membuat ribuan orang mengungsi.

Eskalasi ini menambah jumlah korban di Tepi Barat yang, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, telah mencapai sedikitnya 923 warga Palestina tewas dan hampir 7.000 orang terluka sejak serangan terhadap Jalur Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023.

Mahkamah Internasional dalam putusannya pada Juli lalu menyatakan bahwa pendudukan Israel yang telah berlangsung lama di wilayah Palestina adalah ilegal dan menuntut evakuasi semua permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Ketegangan yang terus meningkat di wilayah tersebut menambah kekhawatiran internasional akan eskalasi lebih lanjut dan dampaknya terhadap keamanan serta stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya