Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Emir Qatar di India: Babak Baru Kemitraan Strategis di Bidang Perdagangan dan Investasi

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 19:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kunjungan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani, ke India diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Sebagai pemasok LNG terbesar ke India, Qatar telah membangun kemitraan yang kuat di sektor energi, dan 

Menurut seorang pejabat senior di Kementerian Luar Negeri India, kunjungan Qatar dapat membuka peluang untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor.


"Kunjungan Emir Qatar akan memperkuat hubungan perdagangan dan membuka jalan bagi perjanjian baru yang menyederhanakan regulasi bisnis dan memfasilitasi investasi jangka panjang," ujarnya, seperti dikutip dari Gulf News pada Kamis, 20 Februari 2025.

Hubungan diplomatik antara India dan Qatar yang terjalin sejak 1973 awalnya didorong oleh kebutuhan India terhadap cadangan hidrokarbon Qatar. 

Seiring waktu, kemitraan ini berkembang mencakup perdagangan barang, jasa, dan investasi di berbagai sektor.

Volume perdagangan bilateral kedua negara mencapai sekitar 18,77 miliar dolar AS pada 2022-2023. India mengekspor mesin, barang elektronik, tekstil, dan sereal ke Qatar, sementara Qatar memasok LNG, LPG, bahan kimia, dan petrokimia ke India.

Qatar berperan sebagai pemasok LNG terbesar bagi India, memastikan pasokan energi yang stabil dan terjangkau. 

Diskusi bilateral kali ini mencakup pembaruan kontrak energi jangka panjang, usaha patungan di bidang infrastruktur LNG, serta investasi dalam energi terbarukan. 

Inisiatif ini selaras dengan upaya India menuju energi bersih dan rencana diversifikasi ekonomi Qatar.

Seorang analis energi dari New Delhi menyatakan kolaborasi dalam energi terbarukan, termasuk hidrogen hijau dan teknologi penangkapan karbon, akan menjadi langkah strategis bagi kedua negara di tengah pergeseran global menuju energi berkelanjutan.

Selain energi, India dan Qatar aktif mengeksplorasi peluang investasi di sektor infrastruktur, teknologi, dan perawatan kesehatan. 

Qatar Investment Authority (QIA) telah menanamkan investasi signifikan di India, khususnya di bidang real estat, telekomunikasi, fintech, dan energi hijau.

Dengan berkembangnya ekosistem startup di India, peluang kolaborasi di sektor fintech dan deep tech semakin terbuka lebar. Kemitraan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di kedua negara.

Lebih dari 840.000 warga India tinggal dan bekerja di Qatar, berkontribusi di berbagai sektor utama seperti perawatan kesehatan, teknik, dan teknologi informasi. Remitansi mereka menjadi pilar penting dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Kedua pemerintah berkomitmen untuk memperkuat kesejahteraan tenaga kerja melalui program pelatihan dan inisiatif pengembangan keterampilan.

Kunjungan Emir Qatar ke India menandai babak baru dalam hubungan bilateral, dengan fokus pada penguatan kemitraan energi, perluasan investasi, dan peningkatan kerja sama tenaga kerja. 

Dengan komitmen kedua negara untuk menyederhanakan regulasi dan memfasilitasi usaha patungan, masa depan hubungan ekonomi India-Qatar tampak semakin cerah dan saling menguntungkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya