Berita

Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Mahkamah Agung (MA) pada Rabu 19 Februari 2025/RMOL

Politik

Prabowo akan Beri Arahan di Sidang Istimewa Laporan Tahunan 2024 MA

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Mahkamah Agung (MA) untuk menghadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2024 pada Rabu 19 Februari 2025, sekitar pukul 09.45 WIB. 

Dari pantauan RMOL, Prabowo mengenakan setelan jas berwarna abu lengkap dengan peci hitam. Ia memasuki lobi gedung dan berjalan cepat menuju ruang VIP untuk menunggu acara dimulai. 

Sejumlah Hakim Agung berjubah hitam dengan atribut lengkap satu persatu memasuki lokasi sidang di Ruang Balairung Kantor MA, diiringi lantunan musik gamelan. 


Sekitar pukul 10.00 WIB, para peserta sidang diminta berdiri saat Prabowo ikut memasuki ruang sidang diiringi musik gamelan. 

Berdasarkan susunan acara resmi yang dibagikan MA, Prabowo akan memberikan pidato arahan sekitar pukul 10.40 WIB. 

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana sebelumnya telah mengonfirmasi kehadiran Prabowo di Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2024.

"Bapak Presiden pagi ini direncanakan hadir pada Sidang Istimewa Laporan Tahunan MA RI Tahun 2024 di Gedung MA Jakarta," kata Yusuf dalam keterangan tertulis.

Sebagai bukti pertanggungjawaban kepada masyarakat, MA secara rutin menyelenggarakan Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung.

Tahun ini laporan tahunan MA 2024 mengusung tema "Dengan Integritas, Peradilan Berkualitas".

Ketua MA Sunarto akan menyampaikan pidato Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2024 terkait capaian, prestasi, jumlah perkara putus, jumlah sisa perkara, dan lainnya.

MA juga menyelenggarakan sosialisasi hukum kepada masyarakat melalui kegiatan bertajuk Pameran Kampung Hukum yang diselenggarakan pada 18-19 Februari 2025 di Gedung MA.



Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya