Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat ke Rp16.359 Usai Pidato Jerome Powell

RABU, 12 FEBRUARI 2025 | 10:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka ke level Rp16.359 per Dolar AS pada perdagangan Rabu 12 Februari 2025 pagi ini.

Mata uang Garuda itu menguat 24 poin atau tumbuh 0,15 persen dari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak melemah hari ini. Baht Thailand merosot 0,21 persen, Won Korea Selatan minus 0,09 persen, Dolar Singapura turun 0,02 persen, dan Yuan China jatuh 0,03 persen.


Selanjutnya Peso Filipina melemah 0,10 persen, Yen Jepang ambruk 0,38 persen, dan Ringgit Malaysia melemah 0,01 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju juga dibuka melemah. Poundsterling Inggris turun 0,01 persen, Euro Eropa amblas 0,03 persen, Dolar Australia minus 0,02 persen, dan Dolar Kanada naik 0,04 persen.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan bahwa Dolar AS terkoreksi setelah Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya yang meskipun hawkish tetapi cenderung tidak ada memberikan kejutan bagi pasar.

“Powel menegaskan kembali sikap hati-hatinya dengan menyatakan bahwa Fed tidak memiliki rencana segera untuk memangkas suku bunga lebih lanjut, dengan alasan ekonomi tangguh dan inflasi yang berada di atas target 2 perseen,”katanya dalam rilis hariannya.

Ia pun memprediksi Rupiah akan bergerak kisaran Rp16.325 dan Rp16.398 per Dolar AS.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya